Irjen Pol Sudjarno Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri

TIPIKORNEWS.COM - Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum, memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Korps Samapta Bhayangkara (Kakorsabhara) Baharkam Polri, bertempat di Mabes Polri Jakarta, Selasa (28-11-2017).

Dengan demikian, jabatan Kakorsabhara Baharkam Polri kini resmi diduduki oleh Irjen Pol Drs Sudjarno SH, yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri, menggantikan Irjen Pol Drs Umar Septono SH, MH.

Sementara Irjen Pol Umar Septono akan menduduki jabatan baru sebagai Kapolda Sulawesi Selatan, menggantikan Irjen Pol Drs Muktiono SH, MH, yang diangkat dalam jabatan baru sebagai Koorsahli Kapolri.

Sebelumnya, mutasi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kaplori Nomor ST/2750/XI/2017 yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Drs Arief Sulistyanto MSi, pada 16 November 2017 lalu.

Dalam Upacara Sertijab, Komjen Pol Moechgiyarto membimbing pejabat baru Kakorsabhara Baharkam Polri mengucapkan sumpah jabatan.

Berikut isi sumpah jabatan yang diucapkan:

Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya, selaku pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia, akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bahwa saya akan menaati segala peraturan perundang-undangan dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya dengan penuh pengabdian, kesadaran, dan tanggung jawab.

Bahwa saya akan senantiasa menjunjung tinggi kehormatan Negara, Pemerintah, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta akan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara daripada kepentingan saya sendiri, seseorang, atau golongan.

Bahwa saya akan memegang rahasia sesuatu yang menurut sifatnya, atau menurut perintah, harus saya rahasiakan.

Bahwa saya tidak akan melakukan korupsi, kolusi, nepotisme, dan gratifikasi berupa apa saja dari atau kepada siapa pun juga yang diduga atau patut diduga untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban jabatan dan pekerjaan.

Bahwa saya akan bekerja dengan jujur, disiplin, bertanggung jawab, cermat, dan semangat untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. (tn/sumber:tribratanews.com)

Posting Komentar

0 Komentar