Objek Wisata Pemandian Air Panas Alami Ciater Subang Jawa Barat

 

TIPIKORNEWS.COM - Siapa yang tak kenal akan pemandian air panas sari ater atau lebih dikenal dgn ciater, objek wisata alam Ini menjadi primadona utuk para wisatawan yang berwisata ke daerah subang, salain di suguhi dengan Pemandian segar air panas ciater, namun juga bermanfaat untuk penyembuhan karena mengandung belerang di dalamnya, terlebih lagi wisata ciater bandung ini dikeliliingi oleh panorama yang indah ciri khas dari gunung tangkuban perahu.

Wisata Pemandian segar air panas ciater berasal dari kawah aktif Gunung Tangkuban Parahu yg letaknya tidak terlalu jauh dari objek wisata ini. Selain dialirkan ke pemandian, air panas tersebut mengalir melalui sungai sepanjang 2.000m yang kemudian menjadi dingin dan digunakan tuk kepentingan pengairan lahan persawahan. Konon menurut petani setempat, air ini lebih dapat mempengaruhi mutu panen dibanding air biasa.

Konon asal muasal kata Ciater pun bermula dari legenda. Sekitar tahun 1960-an, Embah Ebos ini, hutan di kawasan itu diubah menjadi lahan perkampungan dan diberi nama Ciater. Pada saat itu masyarakat setempat mengalami kekurangan air bersih, lantas seseorang bernama Embah Tajimalela mencoba memotong pohon ater.

Dari pohon itu ternyata keluar air yang cukup deras maka dari legenda itulah warga menjuluki air ater atau Ciater yang berarti air yang memancar. Pancaran air yang keluar dari pohon ater diyakini oleh warga memberi khasiat tuk mengobati sejumlah penyakit, terutama penyakit kulit. Keyakinan itu pulalah yang dibenarkan oleh bangsawan Belanda Mr Hack Bessel setelah melakukan penelitian terhadap air berkhasiat. Keberadaan objek wisata air panas Ciater, baru dibenahi pada 1968.

Ciater merupakan salah satu kecamatan baru hasil pemekaran dari kecamatan Jalancagak yang terletak di kabupaten Subang, Jawa Barat. Daerah Ciater terletak strategis diantara jalan utama kota Bandung dan Subang yang melintasi daerah dataran tinggi dengan didominasi kebun teh yang dingin dan sejuk. Walaupun daerah Ciater tidak terlalu besar namun daerah ini memiliki satu keistemewaan yang sangat unik sehingga sering dikunjungi oleh tamu dari berbagai daerah.

Keistimewaan tersebut ada pada objek wisata pemandian air panas yang sudah menjadi ikon sekaligus urat nadi utama masyarakat Ciater dalam mengelola potensi daerahnya. Pemandian air panas yang merupakan tempat wisata di Ciater ini terletak di kaki Gunung Tangkuban Perahu yang merupakan tapal batas kabupaten Subang dan kabupaten Bandung Barat.

Air panas di pemandian air panas Ciater memiliki kandungan belerang, airnya yang hangat dan tidak terlalu menyengat sehingga membuat para pengunjung yang datang dan berendam merasa ketagihan untuk kembali. Selain itu beberapa pengunjung juga meyakini bahwa air panas dari pemandian air panas Ciater dapat menyembuhkan berbagai penyakit terutama penyakit kulit, sehingga para pengunjung menjadikan destinasi tempat wisata di Ciater ini bukan hanya sekedar rekreasi tetapi juga sarana untuk pengobatan.

Sebagai sebuah kawasan wisata yang cukup ramai, pemandian air panas Ciater cukup ditata dengan baik dan luas. Di sini kita dapat memilih sendiri jenis kolam yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan dari mulai kolam massal yang berada di bawah dan memiliki luas yang standar, lalu kolam yang besar yang letaknya berada di paling atas dan paling bersih hingga kolam privat personal yang hanya bisa dinikmati oleh individu.

Untuk menunjang banyaknya pengunjung yang datang dari berbagai daerah di luar kota, di sekitar Kawasan pemandian air panas Ciater juga banyak di temukan berbagai macam penginapan/ hotel dari mulai penginapan yang sangat terjangkau harganya hingga hotel yang cukup nyaman dan mewah. Di hotel nanti kita juga dapat menikmati fasilitas air panas karena hotel di Ciater umumnya terintegrasi dengan sumber air panas Ciater yang hangat dan nyaman.

Dan juga jika anda lapar, di kawasan wisata Ciater ini sudah tersaji beberapa kuliner yang bisa anda coba satu-satu. Banyak tersedia warung dan restoran yang menyajikan masakan khas seperti sate dan sop kelinci. Belum pernah makan sop kelinci? Cobalah datang ke Ciater. Jangan kaget juga kalau di sepanjang jalan menuju Ciater ini anda akan menjumpai banyak pedagang yang menjual buah nanas, karena memang buah nanas sendiri merupakan salah satu buah yang jadi kebanggaan masyarakat Subang.

Waktu yang paling tepat untuk menikmati pemandian air panas Ciater adalah saat hujan turun atau gerimis, karena cuaca di luar yang dingin akan terbungkus dengan kondisi air panas yang hangat. Sehingga wajar akhirnya selain ramai saat siang dan sore hari saat malam hari pemandian air panas Ciater juga ramai dikunjungi oleh pengunjung yang ingin menikmati sensasi kehangatan pemandian air panas Ciater.

Untuk dapat mengunjungi twmpat wisata ciater yakni kolam pemandian air panas ini cukup mudah untuk dijangkau. Dari pusat Kota Bandung menuju Ciater ini bisa ditempuh dalam waktu sekitar 90 menit. Untuk memudahkan perjalanan diharapkan anda membawa kendaraan pribadi. Tapi kalaupun anda harus naik angkutan umum anda bisa naik mulai dari Terminal Ledeng menuju Lembang. Sampai di terminal Lembang anda naik lagi angkutan umum jurusan Subang. Begitu anda sampai di Jalan Cagak Desa Ciater maka di daerah situlah kawasan pemandian air panas Ciater.

Untuk tiba di lokasi area wisata air panas, dapat ditempuh dgn mudah. Dari pusat ibu kota Jawa Barat, Bandung, hanya berjarak 32 km, membutuhkan waktu 30 menit ke arah Subang Kota. Sementara dari arah Jakarta memerlukan waktu tiga jam, melalui tol Sadang, Subang Kota. (tn)

Posting Komentar

0 Komentar