Pelaku Usaha Pariwisata Di Kota Bandung Harus Kantongi TDUP

Kadisbudpar Kota Bandung H. Herlan J. Soemantri mengatakan untuk memaksimalkan dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam usaha pariwisata yang lebih maju lagi, pihaknya mewanti-wanti dalam penyelenggaraan kepariwisataan tetap memelihara kelestarian dan mendorong upaya meningkatkan mutu lingkungan hidup serta obyek dan daya tarik wisata, nilai-nilai budaya, memperkokoh jati diri bangsa, memupuk cinta tanah air, kemakmuran rakyat, memeratakan kesempatan berusaha dalam lapangan kerja dan pendorong pembangunan di Kota Bandung.

Pelaku Usaha Pariwisata Di Kota Bandung Harus Kantongi TDUP

Dinas Kedudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus mensosialisasikan Peraturan Walikota (Perwal) Kota Bandung Nomor : 018 Tahun 2013 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) kepada penggiat wisata dari unsur biro agen perjalanan wisata, usaha akomodasi, hiburan dan rekreasi, usaha mamin serta daya tarik wisata.

Pada prinsifnya adanya TDUP untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat khususnya pelaku usaha pariwisata tentang berbagai Peraturan Pemerintah (PP) berkaitan pendaftaran usaha pariwisata di Kota Bandung serta memasyarakatkan Peraturan Walikota (Perwal) dalam mengembangkan penyelenggaraan pariwisatayang meliputi ekonomi, sosial budaya, kemandirian, partisifasi dan kesetaraan.

Dalam mengembangkan kepada pelaku usaha kepariwisataan di Kota Bandung bahwa TDUP merupakan legalitas formal bagi pengusaha yang menjalankan usaha pariwisatanya dan bisa meningkatkan investor di bidang parwisata, apalagi keuntungan dari TDUP merupakan usaha yang dilakukan oleh para pengusaha pariwisata untuk membuat legalitas usaha lebih terjamin dan mempermudah usaha kepariwisataan bagi para pengusaha pariwisata di Kota Bandung.

Menurut Herlan,dalam konteks pengembangan kepariwisataan di Kota Bandung peran serta masyarakat memegang peran penting dalam mewujudkan usaha pariwisata dan dalam upaya akselerasi kalangan pelaku industri wisata di Kota Bandung juga harus memiliki TDUP sehingga menjadi usaha yang legal, prestisi dan diakui Pemerintah apalagi saat ini dalam kepengurusannya tampa biaya “dulu proses izin usaha wisata sangat berbelit-belit dan adanya pungutan biaya tetapi sekarang proses izinnya jauh lebih cepat, transparan dan tidak ada biaya, kepengurusan tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) akan lebih cepat asal dalam persyaratannya untuk usaha tersebut dipenuhi antara lain phoho copy KTP pemohon, photo 2X3 2buah, nama - alamat perusahaan, bidang – jenis usaha, akte perusahaan, rekomendasi teknis, izin lokasi adanya IMB, adanaya sertifikasi gangguan. ujar Herlan. (Tik/ADV)

Tayang Per 15 Juli 2016